PorosKota.com – Penyanyi tengah berbahagia karena kondisi kesehatan sang buah hati membaik. Anak Denada dinayatakan sembuh dari .

Sang biduan sempat tak percaya, apalagi setelah 3 tahun menjalani pengobatan, dari leukimia.

Tentang anak Denada sembuh dari leukimia diungkapkan langsung oleh anak ini di kanal Youtube Kompas TV pada (15/07/2o22).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Denada bahkan berkali-kali memastikan kepada dokter apakah benar anaknya sembuh dari leukimia?

Seperti diketahui, putri semata watang penyanyi Denada, memang sempat divonis mengidap leukimia pada 3 tahun lalu.

Sejak saat itu, Denada pun fokus menemani pengobatan putri kecilnya yang harus melakukan kemoterapi.

Ia bahkan harus bolak-balik ke Singapura demi putri kesayangannya.

Tak hanya itu, saat awal pandemi, Denada sampai rela menjual asetnyamulai dari perhiasan, tas branded, mobil hingga rumah.

Hal ini dilakukan demi mencukupi kebutuhan hidup dan pengobatan Aisha di Singapura yang tidak sedikit.

3 tahun pontang-panting temani anaknya jalani pengobatan, Denada kini sujud syukur lantaran putrinya dinyatakan sembuh dari Leukimia.

Di unggahan itu, Denada mengungkap momen menjelang hari-hari anaknya kemo terakhir.

Awalnya, mantan istri Jerry Aurum itu mengaku biasa saja dan menjalani aktivitas seperti biasa.

“Aku tu lucu banget, jadi pada saat menjelang ke hari-hari di mana Aisha akan menjalani kemo terakhirnya dia, aku tu biasa-biasa aja.”

“Aku tahu banyak ibu-ibu lain mereka biasnaya ada perayaan aja, aku tu enggak, aku biasa aja, sampai selesai kemo aku cuma diem aja, aku samperin dokternya.”

“‘Apakah bener ini terakhir kemo?’, ‘Yes yes’ dia bilang gitu, ‘no more kemo?’,’nggak?'” ujar Denada.

Ia pun berusaha mencerna apa maksud dari kemo terakhir yang diucapkan sang dokter.

Bahkan, Denada pun sampai bertemu dengan dokter yang lain untuk memastikan hal itu.

Ia seolah tak menyangka lantaran telah 3 tahun berjuang dengan anaknya.

“Aku jalan aja gitu dalam hatiku masih memproses, tunggu dulu ini artinya apa ya. Sorenya pas udah mau pulang, aku ketemu dokter yang lain lagi, ‘dokter ini bener-bener terakhir kemo ya’, ‘yes’ dia bilang gitu,” jelas Denada.

Oleh karena itu, saat mendengar kabar manis itu, Denada langsung menangis hingga sujud syukur.

Begitu juga Aisha yang bahagia lantaran tak lagi merasakan sakitnya kemoterapi.

“Aku cuman diem, aku nangis, aku dia peluk aku, bukan nggak percaya tapi kita udah 3 tahun jalanin itu, seminggu tu bisa sampe 2 3 kali menjalani kemo segala bentuk kemo, kemo suntik, kemo drip, sama yang disuntikkin dari tulang belakang.”

“Denger itu-tu kayak wah, aku sujud syukur, berterima kasih sama tuhan,” pungkasnya.