POROSKOTA.COM, JAKARTA – Marketplace jual beli bekas resmi mengoperasikan Carsome Certified Lab Terbesar di Asia Tenggara selulas 40.000 meter persegi berlokasi di Cakung, Jakarta Utara, Kamis, 8 September 2022.

Carsome Certified Lab (CCL) merupakan fasilitas rekondisi mobil- berbagai merek dan tahun pembuatan yang dikelola Carsome agar kendaraan menjadi tampil seperti baru dan memiliki nilai jual tinggi untuk ditawarkan ke konsumen di platform marketplace-nya.

CCL di Cakung ini merupakan CCL ketiga yang dimiliki Carsome di Asia Tenggara setelah sebelumnya mengoperasikan CCL di Malaysia dan disusul pada pekan lalu di Thailand.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Carsome Certified Lab di Jakarta ini memiliki kapasitas maksimum merekondisi hingga 4.000 mobil per bulan,” ujar Eric Cheng, Co-founder dan CEO Carsome di acara peresmikan CCL di Cakung, Jakarta Utara, pagi tadi.

Eric mengatakan, dengan memiliki 3 fasilitas CCL, Carsome kini menjadi jadi market leader di industri penjualan kendaraan bekas di Asia Tenggara dan di Indonesia.

“Kami membawa standar baru penjualan kendaraan bekas di Indonesia dengan hadirkan peace of mind dalam jual beli mobil bekas,” ungkap Eric.

“Di bisnis jual beli mobil bekas selalu diwarnai distrust dan minimnya informasi tentang kondisi kendaraan yang akan dibeli. Juga minimnya transparansi terkait riwayat kendaraan yang akan dibeli apakah masih dalam kondisi baik atau bekas banjir atau bekas kecelakaan,” ujarnya.

Eka Sukmansyah, Director Carsome Certified Lab Indonesia mengatakan, 40.000 meter persegi area CCL terbagi 3 area terdiri dari area Open Yard seluas 15.000 m2 untuk menyimpan mobil-mobil bekas yang dibeli Carsome dari masyarakat untuk di- dan mampu menampung hingga 500 mobil.

Area kedua adalah Blok M yang menjadi jantung operasional CCL karena di sinilah mobil-mobil bekas yang masuk menjalani proses refurbished dan layak menyandang status Carsome Certified Car.

“Kapasitas terpasang di Blok M ini mencapai 4000 kendaraan yang di-refurbish per bulan jika seluruh fasilitas digunakan maksimal,” ujar Eka yang memiliki pengalaman lama di industri Tanah Air.

Area ketiga adalah Blok K, untuk menyimpan kendaraan yang sudah selesai menjalani proses refurbished dan sudah tampil kinclong dan siap dikirim ke konsumen.

Eka menjelaskan, CCL Cakung didukung 200 SDM dan fasilitas lengkap yang antara lain terdiri dari tim inspeksi, teknisi general repair hingga tim body and repair untuk pengecatan sampai detailing hingga bagian quality control sebelum unit dikirim ke cabang Carsome Experience Center di 10 lokasi di berbagai kota Tanah Air.

Untuk setiap unit mobil bekas yang menjalani refurbish harus menjalani inspeksi yang mencakup 175 titik dengan 337 check list oleh tenaga inspektor terlatih.

“Tujuannya untuk mengetahui area mana saja yang perlu direfurbished dan area mana saja yang masih dalam kondisi baik,” beber Eka.

Data hasil inspeksi kemudian diserahkan ke tenaga dispatcher untuk dilakukan perbaikan. Dispatcher melakukan controlling perbaikan untuk semua aspek kendaraan mulai dari general repair dan lain lain.

Proses berikutnya adalah body repair untuk mendukung aspek safety, kenyamanan dan estetika pada mobil-mobil bekas yang di-refurbished.

“Kita memiliki fasilitas lengkap untuk menangani refurbish ini,” ujar Eka.

“Mobil ibarat istri kedua bagi pemiliknya. Itulah sebabnya kami harus membangun mobil ini hingga saat keluar dari workshop CCL dalam kondisi baik,” ujar Eka.

Semua unit yang kita refurbish kemudian masuk proses detailing mulai dari interior, eksterior sampai bagian mesinnya.

“Tim quality control kemudian melakukan pengecekan ulang di 175 titik dan 337 item. Pemeriksaan 337 item ini sudah mencerminkan seluruh area di kendaraan,” bebernya.

Terakhir, seluruh unit mobil yang sudah direfurbish kemudian dibawa ke studio foto untuk pemotretan menggunakan kamera 360 derajat mencakup aspek interior, eksterior untuk materi presentasi ke calon konsumen.

Foto-foto tersebut kemudian diunggah ke listing mobil dijual di platform Carsome dan bisa diakses langsung masyarakat yang ingin mencari mobil bekas.

Mobil yang dibeli Carsome untuk di-refurbish ini menurut Eka maksimal berusia 12 tahun. “Kami bekerja sama dengan agen pemegang merek untuk kebutuhan penggantian pada komponen mobil refurbish yang perlu diganti,” ujar Eka.

, CEO Carsome Indonesia mengatakan, marketplace-nya memiliki stok 2.000 unit mobil beragam merek dan tipe untuk dipilih. “Semua kendaraan yang kami rilis semua unitnya adalah Carsome Certified Lab,” ujarnya.

“Kami memberikan garansi 1 tahun untuk kendaraan yang dijual ke konsumen dan garansi money back setelah 5 hari mobil dibeli. No hidden fees,” kata dia.

Andrew mengklaim, divisi Carsome Certified Car ini sudah mampu mengkontribusi 20 persen dari total revenue grup Carsome. “Visi kita menciptakan ekosistem jual beli kenda bekas yang bisa dipercaya. Bisnis kita untuk membangun kepercayaan konsumen melalui mobil bekas yang direfurbished di CCL,” kata dia.

Henky Hotma Parlindungan Manurung, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan mendukung penuh kehadiran CCL di Cakung ini karena akan makin mendorong ekosistem otomotif khususnya mobil bekas makin berkembang.

“Indonesia ini pasar otomotif yang sangat besar,” ujarnya.

“Selama ini otomotif menjadi sektor yang paling unggul untuk pemulihan ekonomi Indonesia saat ini. Sektor otomotif dan juga auto sport jadi salah satu pilihan untuk tarik pengunjung di seltor pariwisata seperti penyelenggaraan motoGP di Mandalika, Lombok, dan WSBK di bulan November 2022,” kata Hengky.

Acara peresmian Carsome Certified Lab ini juga dihadiri brand ambassador Carsome yang juga legendari sepakbola dunia sekaligus mantan pemain klub Manchester United, Eric Cantona.