POROSKOTA.COM, OSAKA – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, memutuskan mundur dari ajang .

Sejatinya Ginting akan menghadapi Kunlavut Vitidsarn, pebulutangkis asal Thailand di babak 32 besar.

Tapi pebulutangkis kelahiran Cimahi itu memutuskan untuk mundur karena mengalami cedera punggung bagian bawah atau low back pain.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ginting mengalami cedera punggung bawah atau kita sebut low back pain,” kata dr. Grace Joselini Corlesa, dokter yang menemani tim Indonesia selama berada di Jepang.

“Dia sudah kita terapi dan tata laksana medis sejak ada keluhan pascababak perempatfinal di Kejuaraan Dunia melawan di Tokyo kemarin,” lanjutnya.

Menurut dr. Grace, walau terus membaik tapi Ginting belum akan maksimal. Jadi keputusan terbaik adalah menarik diri dari turnamen BWF level Super 750 ini.

“Sampai kemarin ada progress membaik tapi bila dipaksakan untuk bermain hasilnya pasti tidak maksimal dan bahkan resiko cederanya makin parah,” ujar Grace.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI , akhirnya memutuskan untuk menarik keikutsertaan Ginting setelah mendengar keterangan pihak-pihak terkait.

“Saya mendengar dari pelatih Irwansyah bahwa ada satu momen ketika melawan Viktor, Ginting mencoba mengambil bola yang membuat punggungnya sakit,” ujar Rionny.

“Ginting masih mencoba latihan dua hari kemarin tapi memang dia bilang tidak sanggup untuk bertanding karena rasa sakit apalagi ketika menunduk. Rekomendasi dokter juga tidak memberikan izin untuk dia bertanding, jadi kita memutuskan untuk menariknya,” jelas Rionny.

Rionny berharap dengan penanganan yang baik, Ginting bisa cepat pulih dan kembali berlatih dan bertanding.

“Rencananya Ginting akan pulang lebih awal ke Jakarta untuk mendapat perawatan di sana. Semoga dia lekas pulih dan kembali berlatih juga bertanding,” harap Rionny. (Alfarizy AF/M39)