POROSKOTA.COM, NEW YORK – CEO , Elon Musk pada Kamis (25/8/2022) mengatakan bahwa (EV) Tesla akan segera terhubung dengan .

Elon Musk tidak merinci bagaimana satelit internet Starlink akan bekerja atau berapa banyak pemilik data yang dapat mengakses koneksi tersebut ketika pengguna berada di suatu tempat yang tidak terjangkau oleh menara ponsel terestrial.

Di samping itu, Musk mengungkapkan bahwa cakupan satelit internet Starlink ke seluler akan mampu menyediakan tautan sebesar 2 hingga 4 Mbps, yang dibagikan oleh semua orang di area jangkauan satelit

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam sebuah pernyataan, analis LightShed Partners, Walter Piecyk menunjukkan bahwa cara mengaktifkan akses ke satelit internet Starlink mirip dengan Mobile Virtual Network Operator (MVNO) pada Google Fi, yang menggunakan banyak operator sebagai tulang punggungnya,

Selama bertahun-tahun, Tesla telah mengurangi paket konektivitas pada kendaraan listriknya.

Dikutip dari The Verge, Jumat (26/8/2022) mobil listrik Tesla yang dibeli sebelum akhir Juni 2018, sudah termasuk tanpa biaya tambahan, sedangkan mobil yang dibeli sebelum 20 Juli 2022, sudah termasuk paket konektivitas standar dengan peta dan navigasi dalam mobil.

Untuk saat ini, biaya langganan untuk dapat menikmati layanan konektivitas premium Tesla, dibanderol seharga 9,99 dolar AS per bulan atau 99 dolar AS per tahun.