POROSKOTA.COM, JAKARTA — HIV AIDS menjadi salah satu penyakit yang diselimuti oleh berbagai macam mitos dan kesalahpahaman di masyarakat.

Informasi yang menyesatkan bahkan membuat orang dengan HIV AIDS atau ODHA kian mendapat stigma negatif hingga enggan atau malu mengakses pengobatan.

HIV AIDS merupakan penyakit menular yang bisa diderita oleh pria maupun wanita. HIV (Human Immunodeficiency Virus) mampu menyerang sistem imun tubuh semua orang dari segala usia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Agar tidak keliru bagaimana penularan HIV AIDS yang benar berikut rangkuman fakta dan mitos terkait penularan HIV AIDS ini:

Berikut fakta terkait penularan HIV AIDS:

1. Melalui darah

HIV AIDS dapat menular melalui darah. Pada kasusnya, HIV AIDS bisa menular melalui darah dengan penggunaan jarum suntik yang digunakan bersama-sama, misalnya dengan menggunakan jarum suntik saat membuat tato atau dengan menggunakan NAPZA suntik.

Selain penggunaan jarum, HIV AIDS juga bisa tertular apabila anda bercumbu dengan pasangan yang mengidap HIV apabila ada luka terbuka pada mulut pasangan anda.

Serta, HIV bisa ditularkan melalui penerimaan donor darah dari penderita HIV.

2. Hubungan seks

Berhubungan seks tanpa pengaman dan berganti-ganti pasangan akan meningkatkan kemungkinan bagi seseorang untuk terkena maupun tertular HIV AIDS. Karena saat berhubungan seks, cairan vagina dan sperma akan tertukar.

3. Air Susu Ibu

Seorang ibu dengan HIV AIDS bisa menularkan anaknya melalui ASI. ASI yang dikonsumsi dapat memengaruhi tingkat penularan pada anak sebesar 25-30 persen.

Mitos penularan HIV/AIDS:

1. Melalui udara:

HIV tidak bisa ditularkan melalui udara. Meskipun berada satu ruangan dengan ODHA dan menghirup udara yang sama, anda tidak akan tertular.

2. Melalui keringat

Meskipun keringat merupakan salah satu cairan tubuh selain cairan vagina dan sperma, tetapi jika anda secara tidak sengaja bersentuhan dengan ODHA yang sedang berkeringat atau setelah berolahraga di gym anda tidak akan tertular HIV.

3. Saat bercumbu:

Bercumbu akan membuat orang lain bertukar cairan, tetapi anda tidak akan tertular HIV. Kecuali, jika mulut orang tersebut memiliki luka terbuka dan berdarah.

4. Berjabat tangan:

Berjabat tangan dengan ODHA tidak akan membuat tertular HIV.

5. Berpelukan:

Berpelukan secara dekat atau intim dengan ODHA juga tidak akan membuat anda tertular HIV karena anda tidak bertukar cairan apapun.

6. Melalui peralatan makan: HIV tidak menular melalui air liur meskipun bertukar sendok, garpu, hingga sedotan dengan ODHA.

Untuk itu, masyarakat bisa mencegah penularan HIV AIDS dengan cara-cara ini:

Tidak melakukan seks bebas: hanya berhubungan intim dengan 1 orang saja dapat mencegah risiko anda untuk terkena HIV AIDS.

Menggunakan pengaman: menggunakan pengaman saat berhubungan seks seperti kondom pria atau kondom wanita untuk mencegah cairan vagina dan cairan sperma tertukar.

Sehingga, hanya melalui darah, ASI, dan cairan sperma dan vagina HIV AIDS bisa tertular. Maka tidak ada alasan untuk merasa gelisah berada dekat dengan ODHA.