POROSKOTA.COM, JAKARTA – PT Gaya Makmur (GMM), agen pemegang merek di Indonesia mendapat pesanan memasok 300 unit truk FAW untuk armada pengiriman bahan bakar minyak (BBM) Pertamina.

, Direktur Utama GMM mengatakan, pesanan tersebut datang dari dua anak perusahaan Pertamina yang menangani distribusi , yakni PT Elnusa dan PT Pertamina Patra Niaga.

“Tahun depan Pertamina pesan 300-an unit untuk armada pengangkut BBM melalui Elnusa dan Patra Niaga,” ujar Frankie menjawab pertanyaan Poroskota.com di sela pameran Mining Indonesia 2022 hari kedua di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 15 September 2022.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Frankie menjelaskan, truk yang dipesan tersebut terdiri dari dua tipe yakni tipe rigid dan tipe tractor head dan diimpor secara utuh atau CBU dari pabrik FAW Trucks di dan dijadwalkan tiba di Tanah Air dua bulan lagi.

“Dua bulan lagi unit kita datangkan dari China dengan 2 model utama, model truk rigid 6×2 240 horse power dan tipe tractor head 6×4 290 horse power untuk tangki 32.000 liter. Unit kita datangkan sudah dengan cat warna merah Pertamina, dipesan oleh Pertamina Patra Niaga dan Elnusa,” bebernya.

Frankie mengatakan, spesifikasi truk FAW sudah memenuhi standar kualifikasi truk angkutan BBM Pertamina yang saat ini berlaku. Antara lain, kedua tipe truk tersebut sudah menggunakan teknologi pengereman full air dengan antilock brake system (ABS).

“Tahun ini kita diapprove untuk angkutan BBM ke SPBU. Mereka punya standar safety seperti rem angin. Truk kita punya fitur ini plus fitur ABS.

“Dengan sistem rem full air, truk tidak akan mengalami rem blong untuk mencegah risiko kecelakaan di jalan raya. Ketika rem sampai malfungsi, truk akan berhenti, tidak bisa dijalankan,” beber Frankie.

Frankie menyebutkan, kedua tipe truk FAW yang akan diimpor untuk armada pengangkut BBM Pertamina tersebut sudah mengadopsi teknologi emisi gas buang Euro 5.

“Selain emisi karbonnya lebih rendah, pemakaian bahan bakar di truk ini juga lebih hemat 15 sampai 20 persen,” klaim Frankie.

Selama pameran Indonesia Mining 2022, GMM memamerkan sejumlah line up truknya. Satu diantaranya adalah truk man hauling FAW DD130MH dengan penggerak 4×4 yang sudah dilengkapi dengan kabin bus untuk angkutan pegawai tambang.

“Ini model all wheel drive asli dari pabrik. Kompetitor kita juga punya tipe 4×4 tapi itu merupakan hasil modifikasi yang berisiko pada kerusakan kendaraan yang lebih cepat. Truk 4×4 ini banyak digunakan sektor tambang, perkebunan bahkan perminyakan,” ujarnya.

Kabin truk man hauling ini dilengkapi dengan kursi dan AC dan dalam sekali jalan mampu mengangkut 26 orang sekaligus. Bodi karoseri truk man hauling ini digarap oleh Karoseri Piala Mas, Malang.

Di pameran Mining Indonesia, GMM juga memamerkan truk FAW model dump truck tipe 10 ban dan 12 ban.

“Harga truk kita hanya 60 persen dari truk truk Eropa tapi spesifikasinya sama seperti truk-truk Eropa. Dengan investasi lebih rendah pengusaha bisa mendapatkan kendaraan angkutan tambang dengan spesifikasi sama,” ungkap Frankie.

Dia mengatakan, pihaknya memiliki unit yang sudah ready stock sehingga pengusaha tambang dan perkebunan tidak perlu inden sampai berbulan-bulan.

Frankie mengatakan, permintaan truk untuk sektor tambang di 2022 ini sedang tinggi dan pembelian truk baru di merek kompetitor ada yang harus inden 3 sampai 6 bulan.

“Kita juga punya truk tipe tractor head bertenaga 460 horse power. Bisa menarik semi trailer pengangkut batubara atau overburden dengan muatan 80 ton sekali jalan,” ujarnya.

Tru dimaksud adalah FAW FD460TH. Truk ini menggunakan kabin tipe JH6 High Floor dan High Row dan High Roof.

Kabinnya dilengkapi dengan 2 tempat tidur jenis sleeper High Roof untuk beristirahat awak truk dan sudah dilengkapi dengan suspensi udara 4 point full floating.

Mesin yang dipasang di truk ini adalah model CADM2-46E51 enam silinder in-line berkapasitas 11.040 cc dengan tenaga maksimum 460 horse power pada 1.900 rpm dan torsi maksimum 2.200 Nm pada 1000 sampai 1400 rpm.

Mesin ini dikombinasikan dengan transmisi tipe C12JSDQXL24T 12 speed maju. Sistem pengeremannya sudah full air brake dengan ABS.

Gross Combination Weight (GCW) truk ini mencapai 100 ton dan kapasitas bahan bakar mencapai 400 liter.

Di pameran Mining Indonesia 2022 pihaknya mendapat pesanan 10 unit truk FAW tipe ini dari pengusaha tambang batubara di Melak di Kalimantan Timur.

“Stoknya di kita sudah ada di stockyard di Rawabuaya. Sisanya kita bisa kirim bulan depan. Harga per unit sekitar Rp 1,5 miliar,” ujarnya.