POROSKOTA.COM – Dominasi duo pebalap Tim Bull Racing di gelaran 2022 musim ini berlanjut.

Teranyar, giliran yang berhasil memetik kemenangan di Formula 1 Singapura yang digelar Minggu malam, 2 Oktober 2022.

Start strategis dari posisi dua di kondisi lintasan basah dimanfaatkan dengan baik olehSergio Perez untuk menyalip Charles Leclerc di tikungan pertama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara yang diprediksikan bakal memetik titel Juara Dunia F1 2022 di seri ini harus tertunda dahulu akibat peroleh poin yang kurang maksimal.

Bagi Sergio Perez, kemenangan kali ini paling diharapkan semenjak terakhir naik podium teratas di Monaco sepuluh seri lalu.

Persaingan posisi dua di klasemen Juara Dunia F1 2022 juga kian ketat. Perez miliki 235 poin, menempel Leclerc yang hanya terpaut 2 poin.

Sebagai pemenang lomba di , Sergio Perez mengakui sangat senang mendapatkan kemenangan ini untuk dirinya dan tim Red Bull Racing.

“Kemenangan ini sangat berarti, saya belum pernah naik podium dalam beberapa balapan terakhir, tetapi selalu memantau dan membuat kejutan, jadi saya sangat bangga dengan hasil hari ini. Secara mental itu sulit, dan harus tetap waspada sepanjang balapan,” jelas pembalap asal Meksiko ini.

Sergio Perez mengutarakan sangat rumit balapan di kondisi usai hujan deras dan orang-orang tak bisa membayangkan betapa sulitnya mengemudi di sana.

“Melewati sektor terakhir sangat sulit. Saya pikir ada sedikit miskomunikasi dengan safety car, dia melaju sangat cepat di tempat-tempat di mana saya tidak bisa mengikutinya dan kemudian melambat di mana saya bisa melaju dengan cepat. Kami berkendara begitu licin di basah mencoba untuk menjaga suhu dan itu sulit,” tegasnya.

Max Verstappen yang finis posisi tujuh mengapresiasi kemenangan kepada Perez di F1 Singapura,

“Dia menampilkan performa yang luar biasa.”

Pembalap asal Belanda ini juga mengomentari kemenangan yang tertunda di F1 Singapura.

“Dari sisi saya, balapan kali ini adalah akhir pekan yang membuat frustrasi. Balapan tidak dimulai dengan baik, kendala di anti-stall, jadi saya kehilangan banyak posisi di awal. Dari sana dan seterusnya, saya mendapatkan kembali ke posisi yang wajar setelah beralih ke ban slick, tetapi ketika saya ingin melewati Lando Norris, mengerem kuat dan menabrak kerb besar menyebabkan keluar dan ban terkunci,” jelasnya. Akibat insiden kecil tersebut Verstappen masuk ke pit stop untuk memasangkan ban baru. “Karena ban alami flat spot yang besar sehingga harus memulai dari awal lagi, posisi belakang. Sulit untuk melewati orang-orang di trek ini, terutama ketika ban kami semua mencapai suhu, jadi saya terjebak untuk sementara waktu. Setidaknya bagus untuk mendapatkan beberapa poin tetapi bukan itu tujuan kami di sini, waktunya untuk fokus pada Jepang,” yakin Verstappen yang kini kantongi 341 poin.

Seri berikutnya akan berlangsung di sirkuit Suzuka di Jepang pada 9 Oktober mendatang.

Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) mengungkapkan di balapan apapun bisa terjadi, kendala cuaca hingga penerapan strategi bisa tiba-tiba tak sesuai pengharapan.

“Apa yang dilakukan Sergio Perez memang sesuai keinginannya untuk bisa menang di F1 Singapura, setelah melihat melihat hasil beberapa seri yang kurang memuaskan. Max Verstappen sudah berusaha menunjukkan performanya, tapi ini adalah kemenangan lain yang tertunda, pastinya dia akan lebih fokus untuk hadapi F1 Jepang dan petik titel Juara Dunia F1 2022 di sana,” ujar Sri Adinegara.

Sri Adinegara mengharapkan penggemar Formula 1 di tanah air beserta konsumen Mobil Lubricants bisa turut memberikan dukungan untuk kemenangan Max Verstappen di F1 Jepang.

“Semoga saja di F1 Jepang Max Verstappen bisa menang dan mempersembahkan gelar Juara Dunia F1 2022,” ujarnya.

Seusai berlangsungnya dan menyisakan tiga seri lagi di musim ini, Max Verstappen masih memimpin di klasemen memiliki 341 poin, meninggalkan jauh Charles Leclerc yang memiliki 237 poin.

Sementara Sergio Perez di posisi tiga dengan perolehan 235 poin. (*/)