POROSKOTA.COM, JAKARTA – Harian Kompas menggelar (KTF) 2022 pada 9-11 September di Plenary Hall dan area lobi utama , Jakarta.

Mengusung tema “(Re) Start Your Journey”, ajang ini sekaligus untuk mendorong masyarakat agar mulai berwisata kembali.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas , mengatakan dukungan untuk pertumbuhan pariwisata di Indonesia sangat diperlukan, terlebih pada momen pascapandemi seperti ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami ingin mengambil bagian dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi ini dengan menyelenggarakan Kompas Travel Fair 2022. Kali ini kami hadir dengan tagline (Re)Start Your Journey, yang membawa semangat untuk mengajak orang kembali berwisata,” tutur Budiman saat pembukaan Kompas Travel Fair 2022, Jumat (9/9/2022).

Sebanyak 76 ekshibitor, terdiri dari agen perjalanan, agen perjalanan untuk wisata halal, maskapai dan perlengkapan perjalanan menawarkan produk dengan harga terbaiknya di KTF 2022

Tahun ini, Bank Mandiri untuk pertama kalinya menjadi partner yang mendukung penyelenggaraan Kompas Travel Fair 2022.

Kolaborasi bersama harian Kompas ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri untuk mendukung kebangkitan .

Sebagai Official Bank Partner, Bank Mandiri akan memberikan kemudahan dalam layanan perbankan untuk nasabah selama gelaran KTF berlangsung.

Adapun benefit yang akan diberikan seperti tambahan diskon hingga Rp 4 juta, diskon hingga 50 persen, tukar Livin’ poin 50 persen dan cicilan 0 persen hingga 12 bulan.

Senior Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Agus Hendra Purnama, menyampaikan dengan adanya benefit tersebut, pihaknya berharap dapat ikut mendorong kebangkitan industri pariwisata dan sektor turunannya.

“Kolaborasi ini juga sangat baik untuk mengenalkan dan memperkuat awareness masyarakat atas kemudahan bertransaksi dengan channel pembayaran Bank Mandiri, terutama superapp Livin’ by Mandiri. Harapannya, inisiatif ini juga dapat meningkatkan basis nasabah dan transaksi perseroan,” ungkap Agus.

Di KTF 2022, pengunjung akan dapat mengeksplorasi beragam kebutuhan untuk berwisata. Ada paket-paket destinasi di dalam dan luar negeri serta berbagai pendukung aktivitas wisata, seperti penyedia jasa perjalanan, maskapai penerbangan, hotel dan akomodasi, serta perlengkapan perjalanan.

Beragam opsi destinasi dan aktivitas berwisata untuk bisa didapatkan di sini. Pengunjung bisa mendapatkan paket-paket wisata pilihan, baik di dalam maupun luar negeri, dari agen perjalanan tepercaya, antara lain Dwidaya Tour, Antavaya, K.I.A Tours & Travel, Golden Rama, Bayu Buana, Avia Tour, My Tours, Mutiara Tour, Wita Tour dan Panorama.

Sejumlah maskapai juga akan memberikan harga terbaik untuk rute yang pengunjung butuhkan. Bagi yang memerlukan layanan pariwisata ramah Muslim juga bisa menemukan banyak pilihan di agen-agen perjalanan yang menyediakan wisata halal, seperti Tazkia Tours and Travel, Shafwah Holidays, Maktour dan Arminareka Perdana.

KTF 2022 juga bisa menjadi tempat berburu bermacam perlengkapan perjalanan. Ada pula beragam program promo istimewa, misalnya,penjualan tiket wahana atau objek wisata serba Rp 50.000, serbu koper Rp 499.000, lelang tiket pesawat atau Ticket Raffle with Mandiri.

Sementara itu, gelar wicara (talkshow) yang akan dihadirkan, antara lain seputar wisata premium bersama Christina Tan dan Tantra Tobing, wisata arsitektur bersama Andra Matin dan pengalaman menikmati pertunjukan musik sembari berwisata bersama Helmi Sugara.

Yang istimewa, bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), KTF 2022 juga menghadirkan paviliun desa wisata.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, menyampaikan peran desa wisata sangat penting dan relevan untuk memulihkan ekonomi desa pascapandemi Covid-19, dengan menambah pemasukan bagi Badan Usaha Milik Desa.

“Ini sudah teruji dengan peningkatan ekonomi desa sejak awal 2022, yang memuncak pada Lebaran 2022. Karena relatif dengan dengan tempat tinggal warga kabupaten/kota, serta biayanya relatif murah, desa wisata juga berperan dalam memenuhi kebutuhan wisata warga setempat.

Dalam konteks nasional maupun global, desa wisata terutama menarik wisatawan kepada alam desa, yang ketika dikembangkan pastilah diiringi dengan upaya menjaga kelestarian alam. Ini memberikan dampak positif bagi ekologi desa,” ucap Abdul Halim.

Kementerian Desa PDTT membawa belasan desa wisata di KTF 2022, diantaranya Desa Wisata Lubuak Gadang (Pasaman, Sumatera Barat), Tridadi (Sleman, DIY), Sembalun (Lombok Timur, NTB), Padang Panjang (Tabalong, Kalimantan Selatan) dan Buntu Buangin (Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan).