POROSKOTA.COM, JAKARTA – Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro mengalami peningkatan lebih dari Rp 34 miliar dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Peningkatan harta kekayaaan tersebut mendapat sorotan dari Badan Eksekutif (BEM) UI.

Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (), Ari melaporkan harta kekayaan ke KPK terakhir kali pada 26 Maret 2022 (laporan periodik tahun 2021) saat menjabat sebagai Rektor UI.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dilansir dari situs elhkpn.kpk.go.id, jumlah harta kekayaannya mencapai Rp62.321.869.525 (Rp62 miliar).

Harta kekayaannya terdiri dari benda bergerak dan benda tidak bergerak.

Ari melaporkan kepemilikan 10 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di , Jakarta Selatan dan Depok dengan estimasi nilai keseluruhan Rp 19.200.000.000.

Seluruh tanah dan bangunan ini merupakan hasil sendiri.

Ari mempunyai lima unit kendaraan roda empat dengan estimasi harga seluruhnya Rp 2.791.000.000.

Rinciannya terdiri dari:

Harta Bergerak Lainnya

Ari turut mencantumkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp 240.000.000, surat berharga Rp 8.798.207.790, kas dan setara kas Rp 30.894.096.442, dan harta lainnya Rp 4.291.096.739.

Ia pun mempunyai utang senilai Rp 3.892.531.446, sehingga jumlah harta kekayaan seluruhnya mencapai Rp 62.321.869.525.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar Rp 34.448.109.487 (Rp34 miliar) dari laporan tahun 2019.

Pada 29 Maret 2019 (laporan periodik tahun 2018), saat menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Ari melaporkan harta kekayaan sejumlah Rp 27.873.760.038 (Rp27 miliar).

Penambahan harta tersebut secara garis besar terjadi pada sektor harga tanah dan bangunan.

Pada laporan tahun 2019, Ari mempunyai sembilan bidang tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp14.918.000.000.

Peningkatan harta secara drastis juga terlihat pada sektor kas dan setara kas.

Pada tahun 2019, nilai kas dan setara kas milik Ari sebesar Rp 10.514.646.738.

Artinya, ada peningkatan sebesar Rp 20.379.449.704 (Rp20 miliar) dari laporan harta kekayaan terbarunya.

Peningkatan harta kekayaan secara drastis itu menuai sorotan dari BEM UI.

Mereka mempertanyakan asal-usul pendapatan Ari sejak tahun 2018.

“Dari mana kah sumber pendanaan hingga total harta kekayaan Bapak Rektor satu ini bertambah dua kali lipat?” ujar BEM UI lewat akun Instagram @bemui_official dikutip Selasa (30/8/2022).