POROSKOTA.COM – Pemeriksaan , istri selesai pada dini hari tadi, pukul 01.14 WIB dini hari, Sabtu (27/8/2022).

Putri yang juga tersangka pembunuhan , mulai diperiksa Direktorat Tindak Pidana (Dittipidum) pada Jumat (26/8/2022) pukul 11.00 WIB.

Putri diperiksa sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, selama lebih dari 12 jam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemeriksaan tersebut diketahui belum rampung, dan akan dilanjutkan pekan depan.

Rupanya pemeriksaan Putri sempat berhenti pada pukul 23.30 WIB karena alasan kesehatan Putri Candrawathi.

Dan disebutkan juga Putri Candrawathi tak ditahan.

“Pemeriksaan saudari PC (Putri Candrawathi) dihentikan terlebih dahulu, karena sudah larut malam, dan mengingat kondisi kesehatan yang bersangkutan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Praseto, dikutip Dulohupa.com dari tayangan YouTube Kompas TV, Sabtu (27/8/2022).

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Praseto mengatakan akan dilanjutkan pekan depan.

Yakni dengan pemeriksaan konfrontir.

“Yang akan dilaksanakan pada hari Rabu pada 31 Agustus 2022,” lanjutnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa proses ini harus cepat, sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Termasuk juga dalam proses pemberkasan.

Sehingga ditargetkan beberapa minggu ini berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putri Candrawathi Dicecar 80 Pertanyaan

Menurut Pengacara keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis, kliennya (Putri Candrawathi) dicecar 80 pertanyaan oleh penyidik.

Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) telah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus Brigadir J kurang lebih selama 12 jam.

“Kurang lebih ada 80-an (pertanyaan),” kata Arman di Bareskrim Polri, Sabtu (27/8/2022).

Arman mengatakan, saat ditanyai penyidik, Putri Candrawathi secara konsisten mengaku sebagai korban tindakan asusila yang dilakukan Brigadir J.

“Ibu PC juga menjelaskan, dalam pemeriksaan bahwa beliau adalah korban tindakan asusila atau kekerasan seksual dalam perkara ini.”

“Itu dalam BAP disampaikan seperti itu,” ucapnya.

Menurut Arman, keterangan Putri pun telah dicatat penyidik dalam BAP, termasuk terkait peristiwa di Magelang, Jawa Tengah.

“Keterangan klien kami juga sudah dicatat oleh penyidik dalam BAP tersebut, sekaligus penjelasan kronologis kejadian yang terjadi di Magelang,” lanjutnya.