PorosKota.com, JAKARTA – Kelangkaan telah mengganggu produksi PT Prospect Motor sejak awal tahun 2022, hingga membuat pabrikan menghentikan produksi beberapa model.

Model yang sementara waktu dihentikan produksinya ialah , yang dialihkan terlebih dahulu ke produksi Brio yang tengah mendapat permintaan tinggi.

Lalu, model terbaru yang diluncurkan pada Maret 2022, All New Honda HR-V juga terkendala .

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy, mengatakan pihaknya bersyukur bahwa pasokan komponen untuk produksi mulai meningkat di semester kedua tahun ini.

“Kami dapat mengirimkan All New HR-V ke lebih banyak konsumen yang telah memesan. Ke depannya, kami akan terus memonitor ketersediaan komponen dan berusaha menjaga kondisi pasokan unit agar dapat semakin cepat memenuhi permintaan konsumen untuk model-model Honda,” tutur Billy melalui keterangan resmi akhir pekan lalu.

Pada bulan Juni lalu, All New Honda HR-V tercatat meraih angka penjualan yang tertinggi di segmen compact SUV berdasarkan data wholesale Gaikindo, dengan total 1.892 unit.

Kemudian pada Juli ini, Honda mulai dapat meningkatkan pasokan All New Honda HR-V ke dealer secara bertahap dari sebelumnya sekitar 1.500 unit menjadi lebih dari 2.500 unit per bulannya.

Secara total, All New Honda HR-V telah terjual sebanyak 7.887 unit sejak diluncurkan bulan Maret lalu.

Waktu tunggu untuk All New Honda HR-V saat ini berkisar antara 2 sampai 3 bulan tergantung dari tipe, warna dan juga lokasi dealer.

Selain All New Honda HR-V, pasokan untuk beberapa model CBU yang terkendala kelangkaan komponen khususnya All New Honda Civic RS juga mulai kembali meningkat pada bulan Juli ini.

Pada semester pertama di tahun 2022 ini, Honda mencatat penjualan wholesale sebesar 62.586 unit, lebih besar 15,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar untuk penjualan Honda di paruh pertama tahun ini disumbangkan oleh Honda Brio dengan total 27.738 unit, yang sekaligus menjadi model dengan penjualan tertinggi di Indonesia pada semester pertama tahun 2022.