POROSKOTA.COM, TOKYO – Raksasa teknologi asal Jepang Group Corporation diam-diam meluncurkan dua model game yang serupa dengan , uniknya konsol baru tersebut dibuat Sony dengan desain yang lebih kecil dari ukuran aslinya.

Dimana konsol PS5 Standard Edition nomor model CFI-1202A hadir dengan bobot 3,9 kg, ukuran baru ini diklaim 600 gram lebih enteng dari ukuran PS5 versi awal yang berbobot 4,5 kg. Sementara untuk konsol PS5 Standard Edition nomor CFI-1202B didesain dengan berat 3,4 kg. Ukuran tersebut membuat konsol ini, 500 gram lebih ringan dari PS5 versi lawas.

Meski dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dari versi aslinya, namun kedua konsol ini memiliki fitur dasar dan inklusi yang sama persis dengan PS5 versi awal yakni CFI-1000, yang meluncur pada tahun 2020 lalu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Masih belum diketahui secara pasti mengapa Sony melakukan perombakan desain pada PS5 Standard Edition nomor model CFI-1202A dan CFI-1202B, namun melansir dari The Verge pemangkasan bobot pada kedua konsol ini dilakukan karena Sony mengubah beberapa elemen internal dari PS5. Alasan tersebut yang membuat PS5 versi baru memiliki ukuran 13 persen lebih ringan ketimbang PS5 versi lawas.

Rencananya dua PS5 versi baru akan mulai dipasarkan di sejumlah toko retail di kawasan Australia dan Jepang mulai 15 September mendatang. Perilisan tersebut dilakukan Sony bertepatan dengan kenaikan harga konsol PS5 imbas lonjakan inflasi pasar global.

Dengan adanya kenaikan harga tersebut kini PS5 sebanyak di kawasan Eropa akan dinaikkan 10 persen, sementara di Inggris melonjak 6 persen. Untuk Jepang, Cina, Australia, Meksiko, dan Kanada Sony dikabarkan telah membandrol naik harga jual PS5 sebanyak 21 persen.

Di Indonesia, harga eceran resmi PS5 Disc Version maupun PS5 Digital Version telah naik Rp 900.000. Dengan kenaikan tersebut PS5 Disc Version kini dijual Rp 9,7 juta, sedangkan PS5 Digital Version dibanderol Rp 8,2 juta.